Minggu, 12 Oktober 2014

Cuaca Panas Ekstrem Sengat Ibu Kota

18.01 - No comments

Cuaca panas melanda Ibu Kota Jakarta (ilustrasi).
NEWS -  - Anda mungkin ikut merasakan, dalam beberapa minggu terakhir ini cuaca Ibu Kota Jakarta, terasa panas dan tidak seperti biasanya. Tidak hanya siang, malam hari pun hal itu dialami.

Fuad Albaar dan Feri Syamsu, di antara masyarakat yang turut merasakan cuaca Ibu Kota tersebut. Bahkan, dalam dua hari yang lalu, mereka terasa 'tersiksa'.

Hal itu, diketahui melalui akun Twitternya. Misalnya, Feri curhat, kenapa cuaca makin menyengat.

"Ya Rabb Rahmatan lil 'alamiin, mengapa semakin hari cuaca di Jakarta justru semakin panas aja ya Allah. Apa ini teguran/ujian/berkah dari-Mu," tulisnya di akun @nugrofs, 9 Oktober lalu.

Tak hanya Feri. Cuaca menyengat juga dirasakan Fuad. Melalui akun Twitternya, ia menyampaikan suasana panas yang dialaminya.

"Jakarta hari ini panas, cukup panas. Tapi cuaca panas seperti ini cukup mengingatkan kita bahwa tak selamanya hidup itu mendung atau teduh (yang berkonotasi baik)," tulisnya.

Pengguna media sosial lainnya, Yulian Hendriyana pun merasakan hal yang sama. Cuaca sangat panas.

"Cuaca Jakarta panas sangat, 36°C dengan kelembaban 32%, kering!," tulisnya di akun @yulianfh.

Mengenai cuaca panas yang dikeluhkan pengguna media sosial itu, diakui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofiska (BMKG). Cuaca panas di Jakarta dalam beberapa hari terakhir mencapai 37 derajat celcius, dengan demikian termasuk kategori cuaca panas ekstrem. Menurut BMKG, fenomena itu wajar, karena Jakarta saat ini tengah masuk puncak cuaca kemarau.

"Sekarang belum masuk musim penghujan, ini juga puncak kemarau, jadi uap tidak ada. Karena tak ada uap air, maka tak ada awan, dan sinar matahari langsung ke permukaan bumi. Jadi, Jakarta terasa panas sekali," jelas Kepala Bidang Peringatan Dini Cuaca BMKG, Achmad Zakir kepada VIVANews, Minggu 12 Oktober 2014.

Cuaca sangat panas itu, menurutnya, juga dipengaruhi oleh sedikitnya pepohonan yang ada di wilayah DKI. Sehingga, panas dari sinar matahari berkolaborasi dengan panas dari permukaan bumi.

Namun demikian, Zakir membantah, bila suhu panas di Jakarta sudah menembus 40 derajat celsius seperti yang diperbincangkan warga sebelumnya.

"Nggak sampai 40 derajat. Kemarin memang panasnya ekstrem karena normalnya suhu panas itu 31-33 derajat," kata dia.

Menurut Zakir, rekor cuaca panas mencapai 37 derajat sudah pernah terjadi sebelumnya. Menurutnya, hal ini berpotensi terjadi saat puncak musim kemarau.

"Pada 2010 dan 2007 pernah suhu panas mencapai 37 derajat," ujarnya.

Untungnya cuaca dalam beberapa hari berikutnya, kata Zakir, akan menurun dari posisi cuaca panas yang telah mencapai 37 derajat. Dalam pola sifat cuaca, akan terjadi fluktuasi, naik turun dari tingkat cuaca sebelumya. BMKG memperkirakan, Senin besok 13 Oktober 2014, cuaca akan berkisar 35 derajat.

"Sifat suhu itu fluktuasi, karena definisinya saja keadaan udara yang relatif singkat dan berubah-ubah. Jadi, tiga cuaca ekstrem, kemudian tiga hari menurun dan seterusnya naik-naik," jelas dia.

  • Share this post:

About the Author

Hello, I am Author, decode to know more Pellentesque volutpat volutpat nibh nec posuere. Follow me @Bloggertheme9
View all posts by admin →

Recent Posts

0 komentar:

E-mail Newsletter

Sign up now to receive breaking news and to hear what's new with our website!

© 2014 Bogor Politika. WP Theme-junkie converted by Bloggertheme9
Powered by Blogger.
back to top